Simbol Dalam Lima Cerpen Karya Shoim Anwar Teori Jaqcue Derrida
Penulis cerpen sudah banyak dalam era sekarang, tapi kita tidak mungkin lupa dengan penulis cerpen yang satu ini yaitu Shoim Anwar. Benar, beliau merupakan cerpenis nasional yang bekerja sebagai dosen di salah satu Universitas di Surabaya. Dengan karya-karyanya mulai dari puisi, cerpen, dan masih banyak lagi. Kali ini kita akan membahas lima cerpen yang berjudul “Tahi Lalat”, “Sorot Mata Syaila”, “Sepatu Jinjit Aryanti”, “Bambi Dan Perempuan Berselendang Baby Blue”, “Jangan Ke Istana, Anakku” kelima judul cerpen tersebut akan kita bahas dengan menggunakan teori dari Jacques Derrida, menegaskan bahwa penanda dan petanda tidak tetap, menciptakan ekspresi yang berbeda, berkaitan dengan makna yang tak berujung, dan ketiadaan diluar pengartian manusia biasa. Dapat disimpulkan bahwa penanda dan petanda tidak tetap, dengan begitu akan mememunculkan presepsi baru dengan seiring berjalannya waktu. Dengan demikian, penanda dan petanda akan dibahas berdasarkan presepektif yang berlandaskan teor...